Prospek Meragukan, Saham Twitter Semakin Murah

bobnewstwitter1

Saham Twitter Inc. semalam ditutup pada posisi terendahnya sejak pertama kali go public pada tahun 2013 lalu. Investor masih menganggap perusahaan media sosial ini belum cukup prospektif, terutama akibat kegagalannya dalam menjaring pengguna baru.

Sejak pekan lalu saham Twitter konsisten melemah. Buruknya kemajuan bisnis dan perkembangan jumlah user membuat ‘si burung biru’ tidak lagi se-atraktif ketika dulu meluncur ke pasar saham. Namun demikian, beberapa analis masih optimis dan menjaga target harga Twitter di level $50. Alasannya pihak direksi masih butuh waktu untuk konsolidasi dan berupaya mengembangkan platform baru. Harga saham Twitter melemah 6,2% ke $29.09 setelah sempat koreksi sampai $28.91. Harga saham sudah melemah 19% sejak awal tahun ini dan sudah anjlok 34% selama 12 bulan terakhir.

Perkembangan bisnis yang lambat membuat petinggi perusahaan media sosial ini kalang kabut. Pendiri sekaligus CEO interim, Jack Dorsey, sampai harus meyakinkan investor kalau Twitter masih punya prospek untuk meraup laba. Dalam sebuah sesi percakapan dengan investor pekan lalu, Jack Dorsey mengakui bahwa Twitter gagal menjaring pengguna baru dan mempertahankan user lamanya. “Sangat tidak bagus, dan kami tidak menyukainya,” kata sang pendiri. Oleh karena itulah ia akan menerapkan strategi baru yang lebih agresif sesegera mungkin, yaitu melakukan eksekusi bisnis secara disiplin, mempermudah layanan supaya gampang diterima pengguna baru dan memasarkan manfaat Twitter kepada khalayak.

“Mengapa Twitter? Kami ingin orang tahu tentang apa yang terjadi di dunia, langsung dari sumbernya,” tambah Dorsey. Ia mengutarakan keinginannya supaya Twitter menjadi ‘microphone’ bagi warga dunia untuk menjadi corong aspirasi, opini dan jaringan sosialnya. Apa yang disebutkan Dorsey sebenarnya bukanlah hal baru namun kali ini direksi Twitter menjanjikan sesuatu yang berbeda terutama dalam urusan eksekusi konsep tersebut.

Angka penjualan layanan Twitter memang kurang memuaskan meski earnings-nya lebih baik dari perkiraan. Dari sisi jumlah pengguna, pertumbuhannya bisa dibilang kurang bagus karena hanya mencapai 18% per tahun pada 2014 (terendah dalam sejarah perusahaan). Sampai dengan kuartal I 2015, Twitter memiliki 302 juta pengguna aktif dan 78% di antaranya berasal dari luar Amerika Serikat. Omset usaha tumbuh 74% dibandingkan tahun lalu menjadi sebesar $435,9 juta. Sayangnya jumlah itu masih lebih rendah dibandingkan target perusahaan dan perkiraan analis pasar keuangan.

(dim)

Mudahnya Belajar Trading! Daftar Demo Acc||Spread “0”||Copy Trade||Market Order||Autochartist. Cobalah demo account disini.

Sumber: http://www.monexnews.com/

Lihat Disclaimer

Advertisements
Posted in CFD

One thought on “Prospek Meragukan, Saham Twitter Semakin Murah

  1. Pingback: Saham Suja Life Dilirik Coca Cola | Bisnis Online Berjangka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s