Pemerintah Bidik Hutang Baru dari Penjualan ORI

rp5bobnews – Pemerintah menggenjot sumber pembiayaan belanja baru melalui penerbitan obligasi ritel atau ORI seri 012 (ORI012). Kementerian Keuangan Republik Indonesia menargetkan raihan modal minimal Rp20 triliun.

Menurut Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan, pihaknya memang mematok target indikatif Rp20 triliun tetapi angka itu bisa berubah kalau permintaan di lapangan ternyata lebih tinggi dari taksiwan awal. Maksimal dana yang bisa dibidik adalah sebesar Rp25 triliun. Sedangkan pada penjualan ORI011 sebelumnya, dana yang terserap sebesar Rp21,2 triliun.

Kalau sebelumnya wajib minimum hold (dipegang) ORI hanya 1 bulan, maka tahun ini jadi 2 bulan. Dalam praktiknya, 2 bulan sejak diluncurkan maka ORI harus di-hold sebelum boleh diperdagangkan di pasar sekunder. Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menegaskan bahwa penerbitan ORI dan sukuk ritel merupakan cara pemerintah untuk memperluas volume investor domestik. Ia melihat porsi kepemilikan investor ritel dalam pembiayaan pemerintah masih sangat minim, padahal peluangnya cukup besar. Dengan rasio investor domestik yang lebih banyak maka volatilitas ekonomi bisa ditekan, terutama di tengah gejolak dari sisi eksternal.

(dim)

Ubah Krisis Jadi Bisnis! Buka Akun Demo|Spread “0”|Market Order|Copy Trade|Autochartist|Klik demo account Info: 082221030790 #krisis‎

Sumber: http://www.monexnews.com/

Lihat Disclaimer

Advertisements

3 thoughts on “Pemerintah Bidik Hutang Baru dari Penjualan ORI

  1. Pingback: Nikkei Rebound Usai Akhir Mixed Wall Street | Bisnis Online Berjangka

  2. Pingback: LG Electronics Optimis Penjualan Membaik Mulai Kuartal Keempat | Bisnis Online Berjangka

  3. Pingback: Hutang Pemerintah RI Membengkak di 2015 | Bisnis Online Berjangka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s