Market Mover!: Pasar Nantikan Keputusan Moneter BOJ

BoJbobnews – Pergerakan pasar hari ini akan kembali berfluktuasi di tengah buruknya data ekonomi AS semalam serta pasar yang akan menunggu keputusan Bank of Japan pada hari ini, untuk menantikan apakah mereka akan menambah atau menahan diri dari kebijakan stimulus moneter saat ini.

Pagi ini kita telah disuguhi data ekonomi Jepang yang kurang menggembirakan seperti laporan inflasi inti Tokyo yang masih bertahan di level -0.2%,  serta tingkat belanja rumah tangga yang turun ke level -0.4%, lebih rendah dari prediksi untuk pertumbuhan 1.2% dan periode sebelumnya yang turun 2.9%. Dengan serangkaian data yang pesimis, banyak analis memperkirakan bahwa BOJ dapat memperbesar stimulus moneter yang saat ini sebesar 80 triliun yen, namun dengan mengacu pernyataan Kuroda yang mengatakan bahwa kinerja ekonomi saat ini masih dalam target mereka, tidak sedikit juga para analis yang memperkirakan kebijakan moneter BOJ tidak berubah.

Di pasar Eropa, kita akan dapatkan data penjualan retail dari Jerman yang diperkirakan akan tumbuh sebesar 0.4% di bulan September, lebih tinggi dari periode sebelumnya yang turun 0.4%. Dan dari zona Euro kita akan disuguhi data inflasi yang diprediksi menunjukkan perbaikan dan tingkat pengangguran yang masih bertahan di level 11.0%, dengan proyeksi dari data-data tersebut kemungkinan mata uang euro akan pulih kembali setelah kemarin rebound setelah jatuh ke bawah 1.10 karena pernyataan ECB yang dapat memperluas atau memperbesar stimulus moneter saat ini pada akhir tahun nanti.

Di pasar Amerika, kita akan dapatkan data PDB dari Kanada yang diprediksi hasilnya turun menjadi 0.1% dari 0.3%, jika hasilnya sesuai atau bahkan lebih rendah, itu dapat membuat mata uang loonie melemah lebih lanjut. Dari Amerika Serikat, data indeks upah pekerja bisa dijadikan fundamental terpenting pada malam nanti, data tersebut diprediksi akan naik sebesar 0.6% untuk kuartal ketiga setelah pada periode sebelumnya hanya naik 0.2%, jika hasilnya positif atau lebih baik dari prediksi, maka greenback berpeluang lanjutkan penguatannya dan berpotensi menekan nilai mata uang lainnya dan emas. Data lainnya yang bisa diperhatikan adalah tingkat belanja individu bulan September hanya tumbuh 0.2% dibandingkan periode sebelumnya yang tumbuh 0.4% dan data sentimen konsumen dari University of Michigan naik ke level 92.6 dari 92.1.

(fsyl)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s